Sejarah Cina Kontemporer

1. MANCURIA DALAM PELUKAN PEMERINTAHAN NASIONALIS
Mancuria merupakan daerah yang memiliki letak yang strategis diantara kerajaan Rusia, Jepang dan Korea. Oleh karena itu, banyak disusupi oleh pengaruh Jepang dan Uni Soviet. Adapun Pemerintah Nasionalis Cina ingin mempersatukan seluruh daerah Cina. Usaha ini mengalami banyak kendala, terutama ancaman dari pihak tentara Jepang ( Tentara Guandong ) yang ingin menguasai Mancuria.
Tentara Jepang yang dikenal dengan nama tentara Guandong, berusaha merebut Mancuria dan berhasil membunuh Zhang Zu Lin, Raja perang mancuria. Zhang Zu Lin digabtikan oleh anaknya Zhang Xue Liang sebagai raja perang. Dan pihak Jepang ingin mempengaruhi Zhang Xue Liang agar melawan pemerintah nasionalis yang dipimpin Jiang Kai Sek. Tetapi Zhang Xue Liang yang merasa dendam terhadap Jepang karena membunuh ayahnya bergabung dengan pemerintah nasionalis dan mengibarkanh bendera Negara Republik Nasional China di Manchuria pada akhir tahun 1928.
Dalam pada itu nasionalisme China amatlah meningkat, rakyat China ingin menghapuskan hak-hak warga asing di China. Sasaran utamanya adalah boikot terhadap segala produk Jepang dan di Mancuria muncul aksi untuk membatalkan segala piutang dan hak-hak istimewa Rusia atas China dalam hal ini menyangkut kekuasaan Uni soviet atas The Chinesse Easter Railway, jaringan telekomunikasi dan perusahaan kapal. Hal ini mengakibatkan pecahnya perang Uni soviet – China pada November 1929 yang dimenangkan oleh Uni soviet. Peristiwa ini tidak mendapat tanggapan yang nyata dari liga bangsa-bangsa.
Sedangkan Jepang dibawah tentara Guan Dong semakin melancarkan serangan nya ke Mancuria dan berhasil menguasai daerah itu dan mendirikan Negara Kerajaan Mancuria pada tanggal 14 Maret 1932. Yang diangkat sebagai kaisar adalah Henry Pu Yi, mantan kaisar dinasti Qing. Pemerintah China melawan agresi Jepang dengan mempertinggi intensitas boikot terhadap barang buatan Jepang. Aksi ini menjadi pukulan ekonomi yang sangat berat bagi Jepang. Tindakan Jepang yang menyerang China mendapat penolakanj dari Liga Bangsa-Bangsa. Akhirnya pada Maret 1933, Jepang menyatakan keluar dari Liga Bangsa-Bangsa.

2. REPUBLIK NASIONALIS CINA MELAWAN AGRESI JEPANG DAN SUBVERSI KOMUNIS
A. Jepang di Mongolia
Agresi Jepang terhadap Mancuria yang sampai berakibat keluarnya Jepang dari Liga Bangsa-Bangsa ternyata berkelanjutan ke wilayah Mongolia. Mereka masih ingin mengamankan lambung barat Mancuria dari Uni Soviet, oleh karena itu Jepang ingin menguasai Mongolia dalam untuk dijadikan daerah penyangga. Yang pada waktu itu sejak tahun 1915 wilayah Mongol dibagi 2 menjadi
1. Negara Republik Rakyat Mongol yang dilindungi Uni Soviet
2. Mongolia dalam, termasuk wilayah China
Jepang ingin memasukkan wilayah Mongolia dalam kedalam kekuasaan negara Mancuria. Upaya Jepang ini mengancam wilayah Mongolia luar yang dilindungi oleh Uni Soviet dan pertempuran pun tidak bisa dihindari.

B. Subversi Komunis
Partai Komunis China juga semakin melancarkan kekuasaannya.Mereka menguasai kaum buruh dan dan kaum tani untuk dikerahkan sebagai kekuatan menyita tanah dan melakukan pemogokan. PKC yang dipimpin oleh Mao Ze Dung dan Zhu De semakin mengembangkan pemberontakan dibawah tanah dan strategi perang gerilya di daerah pedesaan.
Sementara itu dalam tubuh pemerintah tentara nasionalis akan diadakan pengurangan jumlah angkatan bersenjata demi efisiensi biaya. Para panglima perang yang njuga merupakan raja perang didaerah masing-masing tidak setuju atas kebijakan tersebut sehingga menimbulkan perpecahan dalam tubuh tentara pemerintah nasionalis.
PKC dibawah pimpinan Mao Ze Dung mendirikan Tentara Merah Gaya Baru yang berbasis buruh dan tani dan semakin melancarkan kekuasaaan di daerah pedesaan. Untuk menumpas serangan dari tentara merah maka pemerintaah mengerahkan pasukan anti banditisme.
Serangan-seraangan pasukan anti banditisme semakin mengancam daerah kekuasaan komunis. Pemerintah nasionalis mengerahkan 700.000 tentara untuk menumpas tentara merah diseluruh China. Kendati dengan korban cukup banyak, tentara merah berhasil meloloskan diri dari kepungan tentara nasionalisme dengan bergerak melalui daerah pegunubgan dan pedesaan yang sulit dijangkau. Gerakan penyelamatan diri tersebut dikenal dengan nama “hijrah akbar” ( The long March )

C.Peristiwa Xi-An factor pendorong pembentukan front persatuan nasional
Upaya pemerintah Nasionalis menghancurkan komunis mengalamikegagalan besar. Dengan demikian, Jiang Kai Shek belum dapat melepaskan diri dari kedudukan menghadapi 2 front : Yakni agresi jepang dan subversi komunis.
Masyarakat China semakin menyesali sikap Jiang Kai Shek yang tampak kurang tanggap terhadap agresi tentara Jepang. Dalam kongres ke VII komunis internasiona, Stalin mengamanatkan agar segenap partai komunis mengadakan pendekatan dengan kekuatan nasional masing-masing untuk diajak bekerjasama melawan fasisme-militerisme.
Sebagai tindak lanjut dari seruan tersebut maka PKC, mengadakan pendekatan terhadap para pemimpin tentara nasionalis untuk bersatu mengusir imperialisme Jepang dan menumbangkan kekuasaan boneka-boneka China. Mereka berhasil mengajak 2 panglima tentara nasional yang berkedudukan di Xi-An yakni Marsekal Muda Zhang Xue Liang dan Yang Hu Cheng. Bersama kedua panglima tersebut, PKC mengadakan demonstrasi mahasiswa Xi-An yang mengajukan tuntutan kepada pemerintah nasionalis agar memer ngi Jepang.
Jiang Kai Shek tidak mau menerima bersatunya kedua panglima itu dengan PKC. Tetapi dengan diplomasi yang kuat dari PKC yang dipimpin Zhou En Lai dicapailah kesepakatan membentuk Front Persatuan Nasional.

3.FRONT PERSATUAN CHINA MELAWAN AGRESI JEPANG
A. Umum
Sebagai tindaak lanjut dari pembentukan front persatuan tentara nasional maka segenap pemerintahan soviet China dilebur kedalam instansi pemerintah nasionalis setempat dan tentara merah diletakkan dibawah komando tentara nasionalis. Selain itu dibentuk juga Dewan Pertahanan Nasional
B. Perkembangan politik internasional yang berpengaruh terhadap front persatuan internasional
Situasi keamanan dunia terutama di Eropa semakin mencekam. Peperangan terjadi diantara negara-negara Eropa. Perkembangan nazisme semakin mengancam perdamaian dunia. Pengelompokan kekuatan-kekuatan yang saling berhadapan didunia ini yakni negara-negara poros dan negara-negara sekutu mempengaruhi front persatuan nasional.
Dukungan pemerintah nasionalis China terhadap blok sekutu yang membuat negara sekutu memberikan bantuan dana, senjata, dan tentara menempatkan tentara merah pada kedudukannya bagaikan anak tiri.
Keretakan dari front nasionalis China terutama menjadi lebih jelas ketika Jiang Kai Shek memerintahkan satuan tentara ke 4 dari tentara merah untuk berpindah kedudukan. Namun perintah ini tidak dipatuhi tentara merah, sejak itu terjadi ke4tegangan diantara keduannya. Selain itu, korupsi yang melanda pemerintah nasionalis China berpengaruh amat buruk terhadap angkatan bersenjatanya, semangat juangnya semakin menurun

4.Perang China-Jepang
Penguasaan Jepang atas Mancuria semakin merong-rong kekuasaan pemerintah nasionalis. Pecahnya perang antara Cina dan Jepang disebabkan oleh suatu insiden yang diawali pada waktu tentara Jepang ( Guan Dong ) sedang melakukan latihaan perang disekitar jembatan Lu Kou Chiao ( Marcopolo Bridge ) dan ingin memasuki desa Wan bing untuk mencari prajurit yang katanya menghilang.
Tindakan ini dianggap sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negara republic China. Oleh karena itu Jepang melakukan serangna terhadap desa Wan bing dan mendudukinya. Beberapa hari kemudian, pemerintah Jepang mempersiapkan serangna besar-besaran dengan China.
Agustus 1937, Jepang memperluas peperangan dengan menyerang dan menguasai Shanghai dan pada Desember 1937 menyerang kota Nanking secara membabi buta. Akibatnya dalam suasana terdesak, pemerintah nasionalis mengungsi kedaerah pedalaman. Mereka mengangkut dan membongkar mesin dan peralatan, sedangkan semua bangunan dan peralatan yang tidak dapat diangkut dihancurkan dan dibabat habis agar pihak musuh tidak dapat memanfaatkannya lagi.
Usaha penyerangan Jepang ke China belum sepenuhnya berhasil karena pemerintah nasionalis China masih dapat bertahan, apalagi sejak bergabung dengan Partai Komunis Cina membentuk front persatuan. Jepang kemudian meluncurkan strategi yakni politik adu domba dengan diplomasi kerjasama dengan pemimpin pemerintah nasionalis. Usaha yang lain adalah mendirikan negara boneka baru yakni Pemerintah China Gaya Baru dan Pemerintah Sementara Beijing yang berkedudukan di Nanking

5. MASA PERALIHAN DARI KEKUASAAN REPUBLIK NASIONALIS CHINA KE REPUBLIK RAKYAT CHINA
Pada akhir tahun 1944, keperkasaan nazi Jerman mulai memudar. Negara sekutu telah berhasil memenangkan perang terhadap Jerman dan Uni Soviet mulai meluncurkan serangan terhadap Jepang di wilayah Mancuria dan pasukan Jepang dipukul mundur. Pemerintah nasionalos khawatir bahwa senjata-senjata pasukan Jepang akan jatuh ke pihak komunis. Oleh karena itu, Jiang Kai Shek meminta bantuan kepada Amerika Serikat. Namun demikian wilayah Mancutia telah terlanjur dikuasai tentara Uni Soviet. Amerika Serikat tidak ingin berperang dengan Uni Soviet.
Dalam situasi terdesak, Jiang Kai Shek mengundang Mao Ze Dung untuk melakukan perundingan ileh karena itu bentrokan senjata dapat dicegah. Akan tetapi tidak lama kemudian terjadi tembak menembak yanglama kian meluas, perang saudara tidak dapat dihindarkan.
Tentara merah berhasil menguasai hamper seluruh wilayah China dan juga ibukota Nanking dan kemudian dibentuk panitia persiapan majelis petrmusyawratan politi sebagaai persiapan membentuk suatu negara China Sosialis.Majelis permusyawaratan politik dalam sidangnya tanggal 21-30 September 1949 memutuskan berdirinya Republik Rakyat China pada tanggal 1 Oktober 1949.

6. BERDIRINYA REPUBLIK RAKYAT CHINA
Sejak berdirinya RRC didaratan China terdaapat 2 lembaga induk politik yaitu negara republic rakyat China dan partai komunis China. RRC merupakan persatuan dari kelas buruh tani, borjuis kecil, borjuis nasional yang mengedepankann keadilan, persamaan hak dan derajad dan bersandar pada prinsip melindungi kemerdekaan, kebebasan, kedaulatan negara dan menjungjung tinggi perdamaian internasional serta kerjasama yang bersahabat antar rakyat didunia.
Setelah RRC diproklamasikan, Uni Soviet menyatakan pengakuan terhadapnya selanjutnya diikuti oleh negara Eropa Timurr, Eropa Barat, Asia dan Afrika.

7. AWAL KEHIDUPAN RRC
Sebagai negara baru RRC mencurahkan perhatiannya kepada keutuhan wilayah konsolidasi kekuasaan dan pencegahan terhadap bahaya dari luar negeri.
1.Politik luar negeri RRC yang pertama
Menanggulangi bahaya dari luar negeri RRC pertama-tama mengadakan pendekatan dengan Uni Soviet. Selain merupakan negara tetangga terdekat RRC dan Uni Soviet sama-sama berazaskan Marxisme –Leninisme.
2. Konsultasi kedalam
Mao Ze Dung mulai mencurahkan perhatiannya kepada pemerintahan dan pengembangan dalam negeri China. Langkah pertama yang dilakukaan adalah mengeluarkan hukum penertiban tanah
3.Perang Korea
Korea terbagi menjadi Korea Utara (Komunis ) dan Korea Selataan ( demokrasi –liberal ). Diantara duaa negara ini terjadi pertentangan yang pada akhirnya menimbulkan perang. Korea Utara berhasil menduduki Korea Selatan. Tindakan Korea Utara ini mendapat kecaman dari anggota PBB terutama Amerika Serikat. Sementara RRC mendukung dsan membantu Korea Utara dalam perang ini.

8.RENCANA PEMBANGUNAN LIMA TAHUN I
Pemerintah RRC mulai mencurahkan perhatiannya pada suatu pembangunan nasionhal. Pembangunan lima tahun pertama ini dititik beratkaan pada pembangunan dan pengembangan industri berat, sarana perhubungan, pos dan telekomunikasi dan mencegah adanya pemborosan dan konsumsi secara berlebihan dari golongan ekonomi kuat.

9.POLITIK LUAR NEGERI HIDUP BERDAMPINGAN SECARA DAMAI
Pemerintah RRC menganut politik luar negeri hidup berdampingan secaraa damai. Hal ini diawali dengan dukungnnya dengan negara tetangganya India. Keduanya mengadakan perjanjian kesepakatan terutama menyangkut daerah dipebatasan. RRC juga mendukung upaya Vietnam dalam mengusir kolonialisme Prancis. Keberadaa RRC juga disambut baik oleh negaraa Asia- Afrika dan mengakui Dasa Sila Bandung yang sejalan dengan politik hidup berdampingaan secara damai

10.KAMPANYE 100 BUNGA BERKEMBANG DAN GERAKAN REKTIFIKASI
Pemerintah pada saat itu cenderung menekankan pada unsure kediktatoran sedangkan masyarakat cenderung menghendaki lebih banyak demokrasi dan kebebasan. Banyak sarjana yang mengeluh karena pemerintah lebih mengunggulkan kedudukan politik dibandingkan kedudukan prestasi akademis. Oleh karena itu Mao Ze Dung mencetuskan saranti ‘ biarlah seratus bunga berkembang dan seratus alampikiran berkicau”. Dari peribahasa itu cendekiawan diberikan kebebasan untuk mengeluarkaan pendapat sehingga muncul kritik dan kecaman terhadap pemerintah dan partai komunis.
Mahasiswa dan para golongan terpelajar mencela kebijakan-kebijakan partai komunis dan pemerintah. Mereka melaksanakan demostrasi. Para pemimpin PKC menilai kebebasan yang diberikan mereka telah disalahgunakan dan pemerintrahpun menangkap dan menilai para pengkritik sebagai golongan anasir kanan. Karena tindakan partai komunis ini maka golongan cendekiawan berargumen bahwa gerakan seratus bunga ini hanyalah merupakan pancingan agar kaum cendekiawan bermunculan untuk mudah ditangkap.Untuk sementara itu Partai Komunis ditengah penertiban kritik terhadaap mereka semakin memperokoh semangat perjuangan komunis dan meningkaatkan jiwa komunisme.

11. LONCATAN JAUH KEDEPAN
Januari 1958 PKC mencetuskan gagasan peningkatan ekonomi dengan slogan menyamaai Inggris dalam produksi baja dalam waktu 15 tahun. Oleh karena itu dalam sidangnya Komite Sentral melaksanaakaan gerakan loncatan jauh kedepan dibidang industri baja sebagai prioritas.Dalam mewujudkan cita-citanya, RRC mengereahkan sumber – sumber alam dan tenaga manusia secara berlebihan.
Hasil yang dicapai sangat memuaskan karena berhasil meningkatkan volume perdagangan luar negeri. Akan tetapi, muncul juga banyak masalah diantaranya kekosongan barang di dalam negeri, bahan makanan tidak mencukupi lagi. Alhasil gerakan loncatan jauh kedepan mengalami banyak kendala yang antara lain, rakyat massa yang dikerahkan terlalu awam sehingga barang yang diproduksi masih rendah dan penggunaan bahan bakar untuk memacu industri begitu besar jumlahnya yang mengakibatkan kekurangan pasokan dalam negeri.

12. HUBUNGAN LUAR NEGERI RRC ANTARA TAHUN 1956 – 1965
1.Hubungan RRC – Uni soviet
Hubungan antara RRC dan unisoviet semakin memburuk sejak uni soviet dipimpin perdana menteri Nikita Kurchev, yang mana Nikita Kurchev adalah pentang Joseph Stalin sementara itu. Mao Ze Dung adalah pengagum Stalin.
Dalam situasi dunia internasional pada saat itu yang semakin kacau. Nikita Kurchev berpendapat bahwa perang nuklir tidak akan ada gunanya. Tujuan mengkomuniskan dunia dapat dicapai tidak melalui perang melainkan persaingan produksi ,sementara Mao Ze Dung mengijinkan perang revolusi nasional menentang imprerialisme.
2. politik luar negeri RRC terhadap Asia Afrika
Bersama sama dengan negara Asia dan Afrika menyelenggarakan konferensi Asia Afrika di bandung. Rrc menyerukan kepada bangsa – bangsa Asia Afrika agar bersatu melawan imperialisme.
3. hubungan RRC – India
Hubungan kedua negara sempat memanas, terutama menyangkut masalah perbatasan. Dengan juga suaka politik yang diberikan India terhadap dalai lama.
4. hubungan RRC – Indonesia
Pada awal kemerdekaan, hubungan RRC dan China cukup baik dan semakin baik ketika presiden soekarno mulai dekat dengan PKI. Tetapi setelah terjadi pemberontakan G 30 S/PKI dan berkuasanya orde baru, hubungan tersebut putus.
5. hubungan RRC – Vietnam
RRC mendukung penyerahan Vietnam uatara (komunis) melawan Vietnam selatan. Yang disokong amerika serikat.

13. REVOLUSI KEBUDAYAAN
Revolusi kebudayaan adalah kelanjutan pertentangan antara 2 kekuatan yakni aliran dogmatis dan pragmatisme. Para mahasiswa atas seruan partai komunis melakukan demonstrasi menentang para anti partai dan anti rakyat dan pendukung kapitalis – sosialis.
Adapun sasaran dari kritik tersebut adalah. Presiden RRC Liu Sha Qi, sekjen RRC Dens Xiao Ping dan kepala staf tentara pembebasan rakyat Le Rui Qing. Disamping kritik lisan juga dikembangkan aksi coret coret di tembok yang dikenal dengan kesan huruf besar. Adapun para pengkritik yang dikenal dengan nama “pengawal merah”. Adapun persoalan di daerah yang paling menarik perhatian adalah revolusi kebudayaan yang berlangsung di shanghai.
Gerakan pengawal merah di shanghai membentuk markas pemberontak revolusioner buruh shanghai yang disingkat markas buruh yang kemudian diresmikan sebagai organisasi revolusioner resmi.
Gerakan pengawal merah dan kaum buruh muda yang radikal dalam gerakannya sulit dikendalikan pemerintah. Mereka menentang dan merusak tatanan yang ada.
P. M Zhou En Lai yang merupakan penganut aliran pragmatis menentang banyak kritik dan dikecam oleh Koran berhuruf besar di Beijing sebagai klas kapitalis merah.

14. KONGRES PARTAI KOMUNIS CINA IX ERA MEMUNCAKNYA DAN KEJATUHAN LIN BAO
Awal 1969 Mac Ze Dung mengheendakkai diselenggarakannya kongres partai komunis dengan tujuan pokok untuk menegaskan sikap politiknya dan menertibkan jajarannya. Kongres partai komunis cina IX ditetapkan dimulai pada tanggal 1 april 1969.
Laporan politik dibacakan oleh Lin Bao
Setelah kongres partai komunis cina ke IX, popularitas Lin Bao semakin meningkat jabatannya sebagai wakil ketua partai komunis cina menangkap menteri pertahanan RRC membuat Lin Bao menjadi tokoh yang berpengaruh.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari Mac Ze Dung. Dalam perkembangan nya, terjadi perselisihan yang semakin nyata antara Mao Ze Dung dan Lin Bao. Lin Bao berpendapat bahwa Cina sedang berada dibawah penguasa yang dogmatis dan sewenang-wenang. Lin Bao ingin mengadakan perebutan kekuasaan dengan dibantu anaknya yang bernama Lin Li Guo, petinggi di Angkatan Bersenjata.
Usaha ini ternyata diketahui oleh Mao Ze Dung. Dan dengan pesawat darurat, Lin Bao dan sekeluarga melarikan diri ke Uni Soviet. Tetapi naas, pesawat yang ditumpangi mereka meledak pada waktu pendaratan darurat.

15. GARIS BARU PARTAI KOMUNIS DIATAS PUING MASA LALU
Setelah revolusi kebudayaan berakhir dan tindakan maker Lin Bao dapat dipadamkan, maka Mao Ze Dung menunjukkan kecenderungan memperbaiki ekonomi dan politiknya dan berusaha menggalang persahabatan internasional teruitama guna dapat menanggulangi tekanan Uni Soviet.
Pada Oktober 1971, RRC diakui oleh PBB sebagai negara yang berkuasa di China dan diberi hak keanggotaan. Dibalik itu, pemerintah nasionalis China di Taiwan batal hak keanggotaannya di PBB. RRC yang masih dicap sebagai negara aggressor secara mendadak menjadi negara pemegang hak veto di PBB.
Hubungan antara RRC dengan Amerika Serikat menjadi semakin erat yang ditandai dengan kunjungan Presiden Nixon ke China dan disepakati beberapa perjanjian kerjasama. Hubungan dengan Jepang pun menjadi semakin baik.

16. KONGRES PARTAI KOMUNIS CINA X
Kongres komite sentral x ini adalah amat penting karena waktu itu terjadi pergulatan antara kelompok penganut aliran radikal dan aliran moderat. Zhou En lai ( aliran pragmatic moderat ) menyampaikan laporan politik. Dalam laporan politiknya Zhou En Lai mengingatkan bahwa dalam tubuh partai terjadi pergulatan antara jalan sosialis dan jalan kapitalis.
Kongres kemudian memilih anggota komite sentral yang mana perwakilan dari tentara semakin diperkecil. Sebaliknya, bagaimanapun juga Mao Ze Dung tetap terpilih sebagai ketua komite sentral dan pada kongres ini Deng Xiao Ping kembali didudukkan dalam mimbar pimpinan partai komunis. Segera setelah kongres komite sentral x berakhir, terjadi persaingaan keras antara aliran pragmatis dan aliran dogmatis.
17. KONGRES RAKYAT NASIONAL IV TAHUN 1975
Kongres rakyat nasional merupakan kekuasaan tertinggi dari negara RRC namun demikian ada beberapa masalah penting yang ditangani masih merupakan rekomendasi dari partai. Sebelum diadaakannya Kongres Rakyat Nasional telah terjadi persaingan-persaingan antara aliran dogmatis dan pragmatis dalam merebut kekuasaan pada struktur pemerintahan.
Para tokoh aliran dogmatis yang merupakan tokoh dari revolusi kebudayaan menghendaki Wang Hong Wen masuk dalam jajaran dewan harian dari kongres dan Chang Chun Qiao sebagai perdana menteri menggantikan Zhou En Lai. Mereka melakukan manuver politik untuk untuk mendapatkan posisi tersebut. Tetapi upaya ini tidak berhasil karena Zhou En Lai kembali terpilih kembali menjadi perdana menteri dan berbagai posisi penting masih dipegang para penganut aliran pragmatis yaitu Deng Xiao Ping menjadi wakil perdana menteri utama dan Marsekal Ye Jian Ying menjadi menteri pertahanan

18. TAHUN KELABU 1976 GUGURNYA TIGA PAHLAWAN LEGENDARIS DAN RUNTUHNYA “ KELOMPOK EMPAT SERANGKAI”
Pada tahun 1976, Zhou En Lai meninggal dunia yang membuat kosongnya kursi perdana menteri. Mao Ze Dung sebagaai pemimpin tertinggi China tidak menyerahkan posisi tersebut kepada Deng Xiao Ping padahal dialah yang pantas menggantikan Zhou En Lai.Adapun perdana menteri baru RRC adalah Hua Guo Feng yang merupakan tokoh muda penganut alirsan dogmatis
Deng Xiao Ping malah disingkirkan ke wilayah Canton karena dituduh mengorganisir para demonstran dilapangan Tian An Men.Selanjutnya Hua Guo Feng kemudian diangkat menjadi wakil ketua umum partai komunis dan akan menjadi penerus Mao Ze Dung.
Dalam pada itu Marsekal Zhu De, pendiri partai komunis meninggal dunia pada 8 Juli 1976. dan kemudian disusul oleh Mao Ze Dung pada 9 September 1976. Sepeninggaalan Mao Ze Dung terjadi perebutan kekuasaan posisi yang ditinggalkan oleh nya. Kelompok empat serangkai semakin melancarkan aksinya merebut kekuasaan. Padahal posisi tersebut sudah bisa dipastikan jatuh kepada Hua Guo Feng yang saat ini menjadi wakil ketua umum partai komunis.
Pada 7 Oktober 1976, diadakan sidang darurat Biro Politik partai Komunis, dimana penangkapan terhadap kelompok empat serangkai disetujui. Pada Januari 1977 terjadi demonstrasi yang menuntut agar hukuman terhadap Deng Xiao Ping dibatalkan dan namanya direhabilitasi.

19. DARI DOGMATISME KE PRAGMATISME
Hua Guo Feng yang merupakan tokoh revolusi kebudayaan, pengaruhnya menjadi semakin terancam akibat kembalinya Deng Xiao Ping kepanggung kekuasaan. Hua Guo Feng yang merupakan anak didik Mao Ze Dung dalam kebijakannya meniru pendahulunya tersebut. Dan selalu mengagung agungkan Mao Ze Dung. Hal ini mendapat banyak kritikan dari kalangan tokoh pragmatis.Setelah Deng Xiao Ping kembali memperoleh semua jabatannya semula, posisi Hua Guo Feng menjadi semakin terdesak. Hal ini diakibatkaan tokoh-tokoh pragmatic banyak yang memegang jabatan penting dalam partai dan pemerintahan. Persaingan keduanya begitu sengit, kedua tokoh tersebut berusaha melancarkan pengaruh masing-masing. Dan pada sidang pleno VI dari komite sentral , posisi Hua Guo Feng semakin terjepit dikalangan partai komunis dan akhirnya Hua Guo Feng mengundurkan diri dari segala jabatannya dalam struktur partai, pemerintahan dan militer RRC.

20. MODERNISASI 4 BIDANG
Pembangunan ekonomi Cina dilaksanakan dalam empat bidang yakni, industri , pertanian, ilmu dan teknologi dan pertahanan nasional. Adapun tujuan dari modernisasi 4 bidang adalah “ meningkatkan nilai per kapita Cina dari US $ 200 menjadi US $ 1000 pada akhir abad XX”.
Senafas dengan kebijakan modernisasi 4 bidang tersebut, RRC menganut “ politik pintu terbuka”. RRC yang selama ini tertutup dari duniaa luar sehingga disebut negeri “ tirai bamboo” sejak itu membuka diri dengan menarik penanaman modal asing. Oleh karena itu dibuka zona ekonomi khusus dan peningkatan kualitas sumberdaya manusia, yaitu dengan cara mengirim puluhan ribu mahasiswa untuk menuntut ilmu ke luar negeri.
Sejak saat itu volume perdagangan keluar negeri semakin meningkat dan bantuan teknologi yang diberikan negara lain semakin banyak.

21. PERISTIWA TIAN AN MEN
1. Latar belakangnya
Masyarakat Cina yang puluhgan tahun hidup dalam isolasi tiraai bambuyang penuh dengan gerakan massa, kerja bakti, indoktrinasi politik dan kehidupan yang amat sederhana ternyata mudah tergiur oleh kehidupan mewah dari para pengusaha dan wisatawan mancanegara. Kebebasan mimbar akademik di perguruan tinggi dan kebebasan menulis yang diberikan kepada kaum cendekiawan disambut hangat oleh paraa kaum terpelajar.
Deng Xiao Ping terpilih menjadi Ketua Komisi Militer marangkap Ketua Komisi Penasihat Pusat dari Komite Sentral Partai Komunis menjadi pertanda bahwa dialah pemegang kekuasaan fisik RRC.Adapun komposisi Dewan Harian Biro Politik 1982 sebagai berikut :
1. Deng Xiao Ping
2. Hu Yao Bang
3. Zhao Zi Yang
4. Marsekal Ye Jiang Ying
5. Marsekal Li Xian Nian
6. ChenYun
Sejak saat itu politik modernisasi semakin dipacu. Produktivitas dibidang pertanian dan industri semakin maju demikian pula penerimaan pajak. Dalam waktu singkat berbagai kalangan di Zona Ekonomi Khusus berhasil menikmati kenaikan taraf perekonomian, sebaliknya masyarakat juga mulai dihinggapi penyakit kapitalis yakni korupsi dan inflasi.
2.Pergolakan politik
Mulai November 1985, Partai Komunis Cina mengadadakaan pembersihan terhadap para pejabat yang korup. Desember 1986 berbagaai ibukota propinsi dilanda demonstrasi mahasiswa yang menuntut pelaksanaan demokrasi. Yang terparah terjadi di Shanghai dan Beijing. Pada awal tahun 1987 terjadi demonstrasi tandingan di lapangan Tian An Men yang mendukung politik modernisasi dan mengecam kaum reaksioner. Dalam menjalankan perekonomiannya, pemerintah RRC mengurangi anggaran belanja dan menaikkan gaji buruh di kota-kota.Aliran konservatif menyarankan agar reformasi dilaksanakan dengan skala kecil dan secara bertahap.
3. Peristiwa berdarah
Ketika Partai Komunis menyelenggarakan upacara resmi atas kematian Hu Yao Bang, sekitar 100000 mahasiswa bersorak sorai menuntut kebebasan pers dan berkumpul serta pemulihan nama baik Hu Yao Bang. Bentrokan terjadi didaerah-daerah. Mahasiswa berbagai universitas di Beijing mengadakan aksi mogok kuliah. Mereka mengajukan tuntutan untuk dapat berunding dengan biro politik Partai Komunis Cina. Bahkan 1000 diantara mereka mulai menjalankan mogok makan. Akan tetapi tuntutan mereka tidak mendapat tanggapan. Mereka pun membuat patung dewi kebebasan sebagai penghinaan terhadap pemerintah RRC.
Tanggal 3 juni ribuan tentara tak bersenjata api mulai dikerahkan ke lapangan Tian An Men, akan tetapi dihadang oleh puluhan ribu mahasiswa bersama ribuan rakyat umum pendukung kaum demonstran.perkelahian pun terjadi di Tian An Men. Pada kedua belah pihak jatuh korban. Ratusan ribu demonstran bersitegang di tempat dengan poster poster dan slogan yang menghendaki kebebasaan dianggap sebagai menyeleweng.
Letusan yang menentukan itu terjadi pada tanggal 4 Juni 1989 ditengah malam, ketika tentara pemerintah sejumlah 50.000 mengadakan serbuan terhadaap para demonstran dengan menggunakan satuan kendaraan lapis baja dan senjata otomatis. Habislah riwayatnya demonstran mahasiswa dalam satu malam. Maka korban jiwa berjumlah 300 orang, yang terluka 7000 orang dan ribuan orang ditangkap.
Para pemimpin negara didunia ini banyak yang menyayangkan tindakan ini, seperti Presiden Amerika serikat George Bush, Uni Soviet dan pemerintah Jepang.
Dalam sejarah RRC, tindakan kekerasaan tidaklah merupakan sesuatu yang ganjil. Revolusi Agraria( 1951 ), Gerakan Loncataan Jauh Kedepan ( 1958 ) dan revolusi kebudayaan merupakan contoh yang nyata. Peristiwa Tian An Men seolah-olah memperingatkan dunia, bahwa RRC masih berpegang teguh prinsip “ dictator proletariat”

Categories: Catatan Kuliah | Tags: | 5 Komentar

Navigasi tulisan

5 gagasan untuk “Sejarah Cina Kontemporer

  1. kuncen merapi

    cm bisa blg… makasi bgt bt tulisan artikelnya… smua yg di tls dlm artikel sm seperti yg diajarakan dosen kpd saya..

  2. ayis

    trimaksih ya,, Ijin copy ya trimkasih skali lg

  3. penulisan’a bgus, cuma mau referensi’a dr mna aja ya??thx

    • Eko Sanjaya Tamba

      ini merupakan resume salah satu buku, Sejarah Cina Kontemporer

  4. rhima

    lengkappppp yg mau dicari ternyata ad semua disini (y)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.